LtdlI9BKrBZHT2lWQv56wJd8hZMnMLLCRwlHOLgf
Bookmark

Menguasai Alif Lam Qomariyah: Seni Membaca Al-Qur'an dengan Jelas

Dalam mempelajari ilmu tajwid, salah satu fondasi utama yang harus dikuasai adalah cara membaca Alif Lam (ال) atau yang sering disebut Lam Ta’rif. Jika sebelumnya kita mengenal Alif Lam Syamsiyah yang suaranya melebur, maka Alif Lam Qomariyah adalah kebalikannya—ia menuntut kejelasan.



1. Apa Itu Alif Lam Qomariyah?
Definisi Secara Bahasa
Kata Qomariyah berasal dari bahasa Arab Qamar (قَمَرٌ) yang berarti Bulan.
Definisi Secara Istilah Tajwid
Alif Lam Qomariyah (atau disebut juga Idzhar Qomariyah) adalah hukum bacaan di mana huruf Alif Lam (ال) bertemu dengan salah satu dari 14 huruf Qomariyah. Dalam hukum ini, huruf "Lam" (ل) harus dibaca dengan Idzhar, yang artinya jelas.
Filosofi di Balik Namanya
Mengapa disebut "Bulan"? Coba bayangkan bintang-bintang di langit malam. Saat bulan muncul, bintang-bintang tetap terlihat jelas. Dalam hukum ini, huruf "Lam" diibaratkan sebagai bintang, dan huruf Qomariyah sebagai bulan. Meskipun bertemu, suara "Lam" tidak hilang atau tertutup, melainkan tetap tampak (terdengar) jelas.
2. Mengenal 14 Huruf Qomariyah
Terdapat 14 huruf yang menyebabkan Alif Lam harus dibaca jelas. Para ulama tajwid merangkum huruf-huruf tersebut dalam sebuah kalimat untuk memudahkan kita menghafalnya:
اَبْغِ حَجَّكَ وَخَفْ مَعِيْمَهْ
(Abghi Hajjaka wa Khaf Ma’imah)
Jika diurai, huruf-hurufnya adalah:
ا (Alif), ب (Ba), غ (Ghayn), ح (Ha), ج (Jim), ك (Kaf), و (Wawu), خ (Kha), ف (Fa), ع (Ain), ق (Qaf), ي (Ya), m (Mim), ه (Ha).
3. Ciri-Ciri Visual di Dalam Al-Qur'an
Bagi Anda yang membaca melalui Mushaf standar (seperti Mushaf Madinah atau Standar Indonesia), ada tanda visual yang sangat mudah dikenali:
    1. Tanda Sukun pada Lam: Di atas huruf Lam (ل) terdapat tanda sukun (ْ) yang berbentuk seperti bulan sabit kecil atau lingkaran kecil. Ini adalah perintah visual untuk "mematikan" huruf Lam secara jelas.
    2. Huruf Berikutnya Tidak Bertasydid: Huruf setelah Alif Lam hanya memiliki harakat biasa (fathah, kasrah, atau dhammah) dan tidak pernah memiliki tanda tasydid (ّ).
4. Cara Membaca yang Benar
Cara membacanya adalah dengan menekan ujung lidah ke langit-langit mulut untuk membunyikan suara "L" secara sempurna, baru kemudian beralih ke huruf berikutnya. Pastikan suara "L" tidak memantul (qalqalah) dan tidak pula diseret.
Contoh dalam Ayat Al-Qur'an:
    • Huruf Alif (ا): الْاَرْضُ (Al-Ardhu) - Surah Al-Baqarah: 11
    • Huruf Ha (ح): الْحَمْدُ لِلّٰهِ (Al-Hamdu lillaahi) - Surah Al-Fatihah: 2
    • Huruf Ain (ع): الْعَالَمِيْنَ (Al-'Aalamiin) - Surah Al-Fatihah: 2
    • Huruf Kha (خ): الْخَالِقُ (Al-Khaaliqu) - Surah Al-Hasyr: 24
    • Huruf Mim (م): الْمَلِكُ (Al-Maliku) - Surah An-Nas: 2
5. Ringkasan Perbedaan: Qomariyah vs Syamsiyah
Agar tidak tertukar, ingatlah tabel singkat ini:
Perbandingan
Alif Lam Qomariyah
Alif Lam Syamsiyah
Sifat Bacaan
Idzhar (Jelas)
Idgham (Melebur/Masuk)
Simbol Visual
Ada Sukun (لْ)
Ada Tasydid (ّ) pada huruf setelahnya
Bunyi "L"
Terdengar (L)
Tidak terdengar
Ibarat
Bintang di samping Bulan
Bintang di bawah Matahari
Kesimpulan
Menguasai Alif Lam Qomariyah adalah langkah penting dalam memperbagus bacaan Al-Qur'an. Kuncinya sederhana: setiap kali melihat tanda sukun di atas huruf "Lam", bacalah dengan jelas. Dengan latihan yang konsisten, lidah Anda akan terbiasa membedakan mana yang harus dilebur dan mana yang harus diperjelas.
Posting Komentar

Posting Komentar