LtdlI9BKrBZHT2lWQv56wJd8hZMnMLLCRwlHOLgf
Bookmark

Gak Cuma Jadi Surat Terpanjang, Al-Baqarah Ternyata Jadi "Nenek Moyang" Undang-Undang di Indonesia? Ini Buktinya!

Bagi banyak orang, Surah Al-Baqarah mungkin dikenal karena panjangnya yang mencapai 286 ayat. Namun, tahukah Anda bahwa di tahun 2026 ini, prinsip-prinsip dalam surat tersebut justru menjadi fondasi utama bagi berbagai aturan hukum di Indonesia?
Al-Baqarah bukan sekadar teks agama; ia adalah Konstitusi Langit yang mengatur segalanya—mulai dari cara Anda berutang, urusan dapur, hingga perlindungan hak perempuan. Mari kita bedah secara mendalam bagaimana "Aturan Tuhan" ini bersinergi dengan Undang-Undang di Indonesia.
1. Urusan Dompet: Riba vs Perbankan Syariah
Penjelasan Detail:
Dalam ayat 275-280, Allah SWT menyatakan perang terhadap Riba (bunga yang bersifat memeras). Al-Qur'an menawarkan solusi berupa perniagaan yang jujur. Selain itu, ayat 282 adalah ayat terpanjang yang memerintahkan kita untuk mencatat setiap transaksi utang-piutang di depan saksi agar tidak terjadi sengketa di kemudian hari.
    • Kaitan dengan UU Indonesia:
    • Semangat ini diserap ke dalam UU No. 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah. Negara mengakui bahwa sistem ekonomi tanpa bunga adalah sah dan dilindungi hukum. Sementara itu, perintah mencatat utang di ayat 282 menjadi dasar legalitas kontrak di hadapan Notaris yang diatur dalam UU Jabatan Notaris No. 2 Tahun 2014.
2. Perlindungan Ibu dan Anak: Hak ASI & Nafkah
Penjelasan Detail:
Ayat 233 Surah Al-Baqarah adalah "pasal" perlindungan anak yang luar biasa. Allah memerintahkan para ibu untuk menyusui anaknya selama dua tahun penuh dan mewajibkan para ayah untuk menanggung seluruh biaya hidup (makanan dan pakaian) sang ibu selama masa tersebut.
    • Kaitan dengan UU Indonesia:
    • Tuntunan agama ini sejalan dengan UU No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan yang mewajibkan pemberian ASI eksklusif dan penyediaan fasilitas laktasi di tempat kerja. Selain itu, jika terjadi perceraian, UU No. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan mewajibkan mantan suami tetap memberi nafkah anak, persis seperti instruksi dalam Al-Baqarah.
3. Keamanan Pangan: Mengapa Semua Harus Halal?
Penjelasan Detail:
Melalui ayat 168 dan 172-173, Allah memerintahkan manusia hanya memakan sesuatu yang Halalan Thayyiban (Halal dan Berkualitas Baik). Al-Baqarah melarang darah, bangkai, dan daging babi karena dampak buruknya bagi kesehatan dan kesucian jiwa.
    • Kaitan dengan UU Indonesia:
    • Di tahun 2026, aturan ini bukan lagi sekadar anjuran agama, melainkan kewajiban hukum melalui UU No. 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal. Setiap produk yang masuk dan beredar di Indonesia wajib memiliki sertifikat halal dari BPJPH untuk menjamin keamanan konsumen.
4. Hukum Keadilan: Restorative Justice & Pemaafan
Penjelasan Detail:
Ayat 178 membahas tentang Qishash (hukuman setimpal). Namun, uniknya Al-Baqarah menekankan bahwa jika keluarga korban memaafkan pelaku dan meminta Diyat (tebusan/ganti rugi), maka itu adalah keringanan dan rahmat dari Allah.
    • Kaitan dengan UU Indonesia:
    • Konsep "pemaafan yang menghapuskan hukuman penjara" ini sekarang menjadi tren hukum modern di Indonesia yang disebut Restorative Justice. Melalui Peraturan Kejaksaan No. 15 Tahun 2020, kasus-kasus tertentu bisa diselesaikan lewat perdamaian antara pelaku dan korban tanpa harus masuk sel, sangat mirip dengan spirit pemaafan dalam Al-Baqarah.
5. Kebebasan Berkeyakinan: Tanpa Paksaan!
Penjelasan Detail:
Salah satu ayat paling revolusioner adalah ayat 256"La ikraha fid-din" (Tidak ada paksaan dalam agama). Ini adalah jaminan Tuhan bahwa setiap manusia memiliki kebebasan nurani untuk memilih keyakinannya.
    • Kaitan dengan UU Indonesia:
    • Prinsip ini menjadi pilar bangsa Indonesia yang tertuang dalam Pasal 29 UUD 1945 dan UU No. 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia. Negara menjamin setiap warga negara bebas memeluk agamanya masing-masing tanpa ada tekanan dari pihak manapun.
Kesimpulan
Surah Al-Baqarah membuktikan bahwa hukum Tuhan tidak pernah usang. Ia mampu menjadi panduan moral bagi individu sekaligus sumber inspirasi bagi hukum negara yang adil dan beradab. Dengan mengikuti tuntunan Al-Baqarah, kita sebenarnya sedang membangun masyarakat yang lebih tertib dan sejahtera.
Citations
  • CC BY-ND 4.0 Attribution-NoDerivatives 4.0 International License. Source: https://easy-peasy.ai/ai-image-generator/images/a-bored-gorilla-in-edd5bb65-396e-4e9c-aee4-1bc21e2ee97b
  • Kementerian Agama RI: Tafsir Digital Surah Al-Baqarah
  • JDIH BPK RI: Database Peraturan Perundang-undangan Indonesia
  • Hukum Online: Analisis Hubungan Hukum Islam dan Hukum Positif
  • Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH): Regulasi Sertifikasi Halal
0

Posting Komentar